Pendahuluan
Kitab 2 Raja-raja adalah kelanjutan dari 1 Raja-raja dan bagian dari kumpulan kitab-kitab sejarah dalam Alkitab. Kitab ini meliput sejarah Israel dan Yehuda, termasuk jatuhnya kerajaan Israel dan kemudian kerajaan Yehuda. Sambil menceritakan kejadian-kejadian sejarah, kitab ini juga memuat unsur-unsur yang mempunyai korelasi dengan kedatangan Yesus sebagai Mesias dan raja yang sempurna
Bagian I: Kehancuran dan Pembuangan Israel

Kerajaan Israel dan Nasibnya
Kerajaan Israel, yang lebih sering disebut kerajaan utara, akhirnya jatuh ke tangan Asyur di bawah pemerintahan raja Hosea. “Pada tahun ke-9 pemerintahan Hosea, raja Asyur menawan Samaria dan membawa orang Israel pergi ke Asyur” (2 Raja-raja 17:6).
Korelasi dengan Kedatangan Yesus
Jatuhnya Samaria menjadi simbol bagi Israel yang berpaling dari Tuhan. Ini menggambarkan kebutuhan mendesak bagi seorang Mesias, yang datang melalui Yesus, untuk memulihkan hubungan antara Tuhan dan umat-Nya.
Bagian II: Raja-raja Yehuda dan Nasib Mereka

Raja Hezekia dan Reformasinya
Salah satu raja terbaik Yehuda adalah Hezekia. Ia dikenal karena reformasi rohaninya dan kepercayaannya kepada Tuhan saat dikepung oleh Asyur. “Pada tahun ketiga Hosea… Hizkia menjadi raja” (2 Raja-raja 18:1).
Korelasi dengan Kedatangan Yesus
Hizkia, sebagai raja yang saleh, memberikan bayangan tentang karakter Mesias yang akan datang. Yesus adalah Raja yang benar dan saleh yang memenuhi harapan dan nubuat dari Perjanjian Lama. Raja Hizkia juga mengantar penyembahan yang benar
Raja Manasye dan Kemerosotan Moral
Manasye, putra Hizkia, adalah antitesis dari ayahnya. Dia memimpin Yehuda ke dalam kemurtadan dan penyembahan berhala (2 Raja-raja 21:1-18).
Bagian III: Intervensi Ilahi dan Nabi-nabi

Elisa dan Mukjizat-mukjizatnya
Nabi Elisa menggantikan Elia dan melakukan berbagai mukjizat yang menunjukkan kekuatan dan kasih Tuhan, termasuk menyembuhkan Naaman dari kusta (2 Raja-raja 5:1-14).
Korelasi dengan Kedatangan Yesus
Seperti Elisa, Yesus melakukan banyak mukjizat penyembuhan dan bahkan lebih dari itu. Elisa bisa dilihat sebagai tipe dari Kristus dalam pelayanannya yang penuh kasih dan mujizat.
Bagian IV: Jatuhnya Yehuda dan Pembuangan ke Babel

Akhir dari Kerajaan Yehuda
Setelah serangkaian raja yang tidak setia, Yehuda akhirnya jatuh ke tangan Babel. “Pada tahun ke-11 Zedekia… Nebuzaradan… datang ke Yerusalem” (2 Raja-raja 25:8).
Korelasi dengan Kedatangan Yesus
Kejatuhan Yehuda memperlihatkan, sekali lagi, kebutuhan umat Tuhan untuk sebuah penebusan yang lebih besar dan lebih abadi, yaitu yang diwujudkan dalam Yesus Kristus.
Kesimpulan
Kitab 2 Raja-raja memberikan kita gambaran tentang kebutuhan manusia untuk penebusan dan pemulihan yang hanya bisa dipenuhi oleh Yesus Kristus. Meskipun ada raja-raja yang saleh dan nabi-nabi yang saleh, tidak satu pun dari mereka bisa memberikan apa yang akhirnya diwujudkan dalam kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus.
Kitab ini tidak hanya sebuah kisah sejarah tetapi juga sebuah jalan menuju pemahaman lebih dalam tentang siapa Mesias dan mengapa Dia begitu penting dalam rencana keselamatan Tuhan.
Nabi ditolak dan tidak diterima demikian rupa ada orang yang menolak Yesus

