Pendahuluan
Kitab Obaja, dengan hanya satu bab, adalah kitab terpendek dalam Perjanjian Lama, namun pesannya cukup kuat. Kitab ini berfokus pada penghukuman terhadap Edom, kerabat dekat Israel, karena kejahatan dan kesombongannya. Meskipun berfokus pada Edom, kita dapat menemukan jejak-jejak harapan yang berkaitan dengan kedatangan Yesus.
Bagian I: Kesombongan dan Kejatuhan Edom

Kritik terhadap Kesombongan Edom
Edom, yang dikenal dengan ketahanannya yang dibangun di pegunungan batu, merasa aman dan tak tertandingi. Namun, Tuhan mengungkapkan kesombongan mereka: “Betapa engkau telah ditinggikan tinggi, yang tinggal di dalam celah-celah gunung batu, tempat kedudukanmu di tempat tinggi! Engkau berkata di dalam hatimu: Siapakah yang akan menurunkan aku ke bumi?” (Obaja 1:3)
Penghukuman dan Penghancuran
Tuhan menjanjikan bahwa kesombongan Edom akan membawa kehancuran atas mereka. Aliansi dan teman-teman yang mereka andalkan akan menipu mereka, dan kebijaksanaan mereka akan lenyap.
Bagian II: Penyebab Kemarahan Tuhan

Persekongkolan terhadap Yehuda
Salah satu dosa terbesar Edom adalah bagaimana mereka bersikap ketika Yehuda diserang. Mereka berdiri di samping dan bahkan bergembira atas kesulitan saudara mereka.
Sikap Menjauh dari Saudara
Lebih jauh lagi, Edom tidak hanya menjadi penonton tetapi juga turut serta dalam menjarah Yehuda. Tuhan menegur mereka: “Jangan memandang dengan pandangan sombong pada hari saudaramu, pada hari malapetakanya, dan jangan bersukacita atas bani Yehuda pada hari kebinasaannya…” (Obaja 1:12)
Bagian III: Harapan Pemulihan dan Kemenangan

Pemulihan Yehuda
Sementara Edom akan hancur, Tuhan menjanjikan pemulihan bagi Yehuda. Mereka akan memiliki kembali tanah warisannya dan bahkan tanah Edom sendiri.
Kemenangan bagi Israel
Penghukuman Tuhan bukanlah tujuan akhir; Tuhan memiliki rencana pemulihan. “Dan penyelamat-penyelamat akan naik ke gunung Sion untuk menghakimi gunung Esau, dan kerajaannya akan menjadi milik TUHAN.” (Obaja 1:21)
Bagian IV: Korelasi dengan Kedatangan Yesus

Meskipun Kitab Obaja secara langsung tidak membicarakan tentang kedatangan Yesus, kita dapat melihat beberapa prinsip yang berkaitan dengan pelayanan dan kemenangan Yesus:
Kemenangan Atas Musuh
Seperti Edom yang dikalahkan, Yesus datang untuk mengalahkan musuh terbesar manusia, yaitu dosa dan maut.
Pemulihan Bagi Umat Tuhan
Sama seperti Yehuda diberi janji pemulihan, melalui Yesus, kita semua diberikan harapan pemulihan hubungan dengan Tuhan.
Kesimpulan
Kitab Obaja, meskipun fokus pada hukuman bagi Edom, mengingatkan kita tentang keadilan Tuhan dan kasih-Nya yang memulihkan. Dalam konteks yang lebih luas, kita dapat melihat bagaimana Tuhan berurusan dengan musuh-musuh-Nya dan bagaimana Dia memulihkan umat-Nya, tema-tema yang mencapai puncaknya dalam karya penyelamatan Yesus Kristus.

