Isa Al Masih ( Yesus ) Masuk ke Yerusalem dan Dielu-elukan

Published on:

Isa Al Masih ( YESUS ) Masuk ke Yerusalem dan Dielu-elukan [Selasa, 20 Juni 2023] :

Kisah Isa (Yesus) pada saat masuk Yerusalem dan dielu-elukan, menjadi sebuah momen yang sering diingat oleh umat Kristen.

namun sebenarnya apa yang terjadi dengan momen ini? Dan seperti apa detail kisahnya? Pada Artikel kali ini kita akan bahas lebih dalam dengan sudut pandang berbeda-beda dari beberapa referensi Injil.

Dan cerita Isa Al Masih ( YESUS ) Masuk ke Yerusalem Dan Dielu-elukan ini akan direkap menjadi beberapa bagian yang akan mempermudah Anda memahami cerita  :

  • Isa Al Masih (Yesus) Pergi ke Yerusalem
  • Isa Al Masih (Yesus) Mengutus Muridnya Meminjam Keledai
  • Isa Al Masih (Yesus) Naik Diatas Keledai
  • Pengikut Isa Al Masih (Yesus) Mengelu-elukan
  • Pemimpin Agama (Orang Farisi) Menegor Yesus

1. Isa Al Masih (Yesus) Pergi ke Yerusalem (Yohanes 12)

yesus pergi ke yerusalem bersama murid-muridnya

Tidak lama setelah Lazarus dibangkitkan oleh Isa Al Masih, menjelang hari raya, yaitu hari peringatan keluarnya bangsa Israel dari Tanah Mesir, Isa Al Masih (Yesus) pergi ke Yerusalem untuk merayakan hari raya itu. (Yohanes 12)

2. Isa Al Masih (Yesus) Mengutus Muridnya Meminjam Keledai (Markus 11 : 2-6)

Waktu Dia sudah dekat Yerusalem, namun belum masuk ke kota besar itu, Dia menyuruh dua orang pengikutNya pergi lebih dahulu

“Pergilah ke kampung yang di depan itu,” kata Isa kepada mereka, “apabila kalian masuk ke sana, kalian akan melihat seekor anak keledai yang terikat.  Lepaskanlah anak keledai itu dan bawalah ke sini.  Kalau orang bertanya kepadamu, ‘Mengapa kalian melepaskan keledai itu?’ katakan, ‘Aku memerlukannya.’ ” (Markus 11 : 2-3)

Baca juga : Nubuatan Isa Menunggangi Keledai – Perjanjian Lama

Mereka pergi dan mendapati semuanya tepat seperti yang dikatakan Isa (Yesus). Sementara mereka melepaskan anak keledai itu, pemiliknya berkata kepada mereka,

“Mengapa kalian melepaskan keledai itu?” 
Mereka menjawab, “Isa Al Masih memerlukannya.”  Oleh karenanya orang itu membiarkan mereka membawa anak keledai itu.  (Markus 11 : 5-6)

3. Isa Al Masih (Yesus) Naik Diatas Keledai (Markus 11 : 7-8)

Lalu mereka membawa anak keledai itu kepada Isa.  Kemudian mereka menaruh jubah mereka di atas anak keledai itu dan menolong Isa naik ke atasnya. 

Sementara Dia lewat dengan menunggangi anak keledai itu, orang-orang membentangkan jubah mereka di jalan. 

Ada juga yang menyebarkan ranting-ranting pohon di tengah jalan. Ranting-ranting itu mereka ambil dari ladang.  (Markus 11 : 7-8)

4. Pengikut Isa Al Masih (Yesus) Mengelu-elukan (Markus 11 : 9)

Ketika Isa Al Masih hampir sampai di Yerusalem, di jalan raya itu, semua pengikutNya yang banyak itu mulai berseru-seru memuji Allah. 

Mereka juga bersyukur  atas  semua  keajaiban  yang  sudah  mereka  saksikan.  

Mereka  berseru, “Diberkatilah Raja yang datang atas nama Allah!  Sejahtera di surga, dan puji syukur!”  (Markus 11 : 9)

5. Pemimpin Agama (Orang Farisi) Menegor Yesus
(Lukas 19 : 39-40)

Beberapa pemimpin agama berkata kepada Isa, “Guru, suruhlah pengikut-pengikutmu diam.” Isa menjawab, “Percayalah!  Kalau mereka diam, batu-batu ini akan berteriak.” (Lukas 19 : 39-40)

6. Orang banyak Pergi Kepada Isa Al Masih (Yesus) dan Pemimpin Agama (Orang Farisi) Tidak Dapat Berbuat Apa-Apa (Yohanes 12 : 17-19)

Orang-orang yang hadir pada waktu Isa memanggil Lazarus keluar dari kubur dan membangkitkannya dari kematian, Kemudian memberi kesaksian tentang hal itu. 

Itulah sebabnya orang banyak itu pergi kepada Isa. Mereka mendengar bahwa Dialah yang telah membuat keajaiban itu. 

Baca Selengkapnya : Kisah Isa Al Masih Membangunkan Lazarus yang Sudah Mati

Maka dari itu pemimpin agama berkata kepada satu sama lain, “Kita tidak bisa berbuat apa-apa!  Lihat saja, seluruh dunia mengikut Dia!” 

(Yohanes 12 : 17-19)

Penutup

Dari kisah sejarah Ini kita bisa melihat bahwa luar biasa pekerjaan TUHAN dalam membuat semua kejadian bisa berkorelasi sehingga nubuatan Nabi Zakharia yang jauh sebelum kejadian ini terjadi, bisa menjadi nyata dan digenapi sesuai dengan nubuatan tersebut.

Juga dibalik penggenapan nubuatan Nabi Zakharia, ada pesan tersirat dari alasan mengapa Isa (Yesus) menggunakan keledai dan bukan kuda. Beberapa diantaranya adalah:

  • Kerendahan hati dan Niat Damai : Penggunaan keledai sebagai alat transportasi memiliki simbolisme kerendahan hati dan perdamaian dibandingkan kuda yang umumnya digunakan oleh raja dan prajurit.
  • Pilihan Yesus untuk naik keledai menyampaikan kerendahan hati-Nya, sifat-Nya yang tidak kekerasan, dan niat-Nya untuk mendirikan kerajaan yang damai bukan dengan kekerasan.
  • Identifikasi dengan Rakyat Biasa : Keledai biasanya digunakan oleh rakyat biasa untuk tugas-tugas sehari-hari,

    seperti transportasi dan membawa barang. Dengan menaiki keledai, Yesus mengidentifikasikan diri-Nya dengan orang-orang biasa dan menunjukkan kasih-Nya terhadap mereka.

    Ini menandakan keterjangkauan-Nya dan kemauannya untuk berhubungan dengan mereka yang terpinggirkan atau dianggap kurang penting dalam masyarakat.
  • Pengajaran tentang Pelayanan : Yesus secara konsisten menekankan pentingnya kerendahan hati dan pelayanan dalam seluruh pelayanannya. Menaiki keledai menjadi representasi visual dari pengajarannya, menggambarkan bahwa kebesaran yang sejati terletak dalam melayani orang lain.

Related

Leave a Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here